Arena Atraksi Stunt Ride DIMERIAHKAN ROK BAGOROS!

Arena Atraksi Stunt Ride DIMERIAHKAN ROK BAGOROS!

“Kompetisi stunt tingkat Asean di Indonesia baru pertama kali ini diadakan, ya di Otobursa ini,” ujar Astro dari SLXI (Straigh Line Xtreme Indonesia) yang menjadi salah satu juri. Kompetisi diikuti perwakilan dari 5 negara, yaitu Indonesia, Thailand, Kamboja, Singapura dan Timor Leste. “Dari 5 negara itu, ada 21 stunt rider yang ikut berkompetisi.

Dan tak hanya stunt ride, tapi juga ada kompetisi rolling stoppie dan circle games,” terang Heru Nugroho, Project Leader ASD. “Kompetisinya sangat ketat, tahun depan wajib ikut lagi!” ujar Chandararith, yang asal Kamboja. “Seru banget, saya juga pasti akan datang lagi,” imbuh Akbar Jan, asal Singapura yang terpaksa tak melanjutkan kompetisi karena cidera kaki.

Membanggakannya, semua gelar terbaik diraih stunt rider Indonesia, yaitu Wawan Tembong. “Tidak ada alasan untuk tidak memenangkannya,” ungkap Rok Bagoros, yang juga jadi juri. Trik dasar mulai dari wheelie, stoppie hingga burn out dilakukannya dengan sangat baik. Stunt rider yang mengandalkan Honda CBR250R dan disupport ban Corsa ini juga tampil unik saat burn out dengan asap warna merah. Pada kompetisi rolling stoppie, Wawan berhasil menjadi yang terjauh yaitu 31 meter, bahkan sampai mentok ke pagar!

Sementara di circle game, yaitu standing circle mengelilingi cone, Wawan juga yang terlama, tepatnya lebih dari 10 menit. Aksi Rok BAgoRos Stunt rider asal Slovenia ini berhasil menyuguhkan aksi yang membuat decak kagum penonton, bukan hanya aksinya di atas motor, tapi kemasan lengkap berikut drama dan interaksi yang dipertontonkannya. “Wah aksi Rok keren banget ya, motor jadi kayak mainan,” heran Krisna Artanti, penonton asal Ciputat, Tangsel. “Endingnya yang pakai api itu juga cool banget,” sambung Putri, remaja asal Kebayoran, Jaksel. Ada beberapa poin aksi kelahiran 16 Maret 1989 ini yang patut ditiru stunt rider lokal. Pertama kemasan yang diberikan saat beraksi, dimana Rok menyiapkan musik yang ritmenya disesuaikan dengan aksinya di atas motor, sehingga penonton tak hanya dihipnotis dari sisi visual saja, tapi juga dari pendengaran sehingga lebih hidup.

Hal kedua, sebagai stunt rider profesional Rok selalu berusaha tampil semaksimal mungkin. Makanya kendati KTM Duke 200 yang dipakainya disiapkan KTM Indonesia, namun Rok tetap membawa peralatan tambahan spesial yang dia butuhkan, seperti pijakan khusus dan perangkat rem “Banyak stunt ride bagus sebenarnya di kompetisi ini, tapi tidak didukung persiapan motor yang bagus sehingga enggak maksimal, saya pun sebenarnya kurang maksimal karena tidak pakai motor yang biasa saya pakai, sehingga ada beberapa trik yang tak bisa dilakukan,” terang stunt rider bermoto “Follow your dreams and never quit!” ini. Wah segitu saja sudah bikin decak kagum, apalagi kalau pakai motor andalannya sendiri ya?